Kirab Budaya Ambarukmo, Olah Sampah Jadi Maskot Unik Di HUT Ke 79 RI
Padukuhan Ambarukmo menyelenggarakan kirab budaya pada Minggu (18/08) untuk memperingati HUT ke-79 Republik Indonesia. Acara ini diikuti oleh seluruh warga dari 12 RT di Padukuhan Ambarukmo, serta Bregodo Wasi Jaladara dari Kalurahan Caturtunggal. Dengan tema “Daur Ulang dan Budaya,” setiap RT menampilkan maskot hasil kreasi mereka sendiri, yang sebagian besar dibuat dari bahan daur ulang.
Acara kirab ini turut dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk anggota DPRD Kabupaten Sleman, Panewu Depok, Plt. Lurah Caturtunggal, BPKal Caturtunggal, Bhabinkamtibmas Depok Barat, Babinsa 11 Depok, serta perwakilan dari Ambarukmo Plaza dan Bank BPD DIY. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan terhadap pelestarian budaya serta peningkatan kesadaran lingkungan melalui pemanfaatan sampah daur ulang.
Rute kirab dimulai dari Balai Dusun, melintasi sepanjang Jalan Solo, dan kembali ke Balai Dusun. Sepanjang kirab, suasana semakin meriah dengan penampilan kesenian dari masing-masing RT, yang menampilkan kreativitas dalam mengolah sampah menjadi karya seni yang menarik.
Dalam sambutannya, Dukuh Ambarukmo, Hendi Kurniawan, menyampaikan apresiasinya kepada seluruh warga dan pihak yang terlibat.
“Kirab budaya ini tidak hanya menjadi ajang untuk merayakan kemerdekaan, tetapi juga untuk menunjukkan kepedulian kita terhadap lingkungan melalui pengolahan sampah yang kreatif,” ujarnya.
Acara ini diharapkan dapat menginspirasi masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan dengan cara yang kreatif, sekaligus mempererat semangat kebersamaan di antara warga. Kegiatan semacam ini juga menjadi bukti bahwa pelestarian budaya dan pengelolaan sampah bisa berjalan beriringan, menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan lestari. (oktaviana)
Kirim Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui Admin