Bedah Buku Resep di Caturtunggal, Dorong Literasi dan Pola Makan Sehat Masyarakat

28 April 2026
Administrator
Dibaca 9 Kali
Bedah Buku Resep di Caturtunggal, Dorong Literasi dan Pola Makan Sehat Masyarakat

Caturtunggal – Kalurahan Caturtunggal menggelar kegiatan Bedah Buku bertajuk “100 Resep Bekal Organik Anak Sekolah” karya Tuti Soenardi pada Senin (27/4) di Pendopo Puspadenta. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya peningkatan literasi masyarakat berbasis praktik melalui program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS).

Kegiatan diikuti oleh 50 peserta yang terdiri dari perwakilan 20 padukuhan dan Tim Penggerak PKK Kalurahan Caturtunggal. Tidak hanya membahas isi buku, peserta juga diajak untuk langsung mengaplikasikan resep melalui praktik memasak bersama narasumber, Chef Suswanto, seorang chef profesional.

Dalam sambutannya, PJ Lurah Caturtunggal Feri Ferdian menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah nyata dalam mengembangkan fungsi perpustakaan sebagai pusat pembelajaran masyarakat.

“Perpustakaan tidak hanya menjadi tempat membaca, tetapi juga menjadi ruang belajar yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat tidak hanya memahami isi buku, tetapi juga mampu mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Sementara itu, Chef Suswanto dalam pemaparannya menekankan pentingnya pengolahan makanan yang tepat untuk menjaga kualitas dan nilai gizi. Ia menjelaskan bahwa makanan sebaiknya diolah dalam waktu maksimal empat jam setelah persiapan untuk menjaga kesegaran bahan.

Selain itu, peserta juga mendapatkan edukasi mengenai komposisi makanan sehat yang terdiri dari karbohidrat, lauk, dan sayur, serta pentingnya variasi menu agar anak tidak merasa bosan dengan bekal yang disiapkan.

“Penyajian yang menarik juga sangat penting untuk meningkatkan selera makan anak. Bahkan menu sederhana bisa dibuat lebih menarik jika dikreasikan dengan baik,” jelasnya.

Dalam sesi praktik memasak, peserta tampak antusias mengikuti arahan narasumber. Mereka mencoba langsung resep dari buku dengan memperhatikan teknik dasar memasak, pengolahan bahan organik, serta tips penyajian yang menarik.

Kegiatan ini juga memberikan pemahaman mengenai penyimpanan makanan yang aman, termasuk pengaturan suhu dan waktu penyimpanan agar makanan tetap layak konsumsi.

Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat tidak hanya meningkat literasinya, tetapi juga memiliki keterampilan praktis dalam mengolah makanan sehat bagi keluarga, khususnya untuk bekal anak sekolah.

Kegiatan Bedah Buku Resep ini menjadi bukti bahwa literasi dapat dikembangkan secara aplikatif dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat sehari-hari. (oktaviana)