Caturtunggal Selenggarakan Muskal Pemutakhiran DTKS Tahun 2024

27 Agustus 2024
Administrator
Dibaca 4 Kali
Caturtunggal Selenggarakan Muskal Pemutakhiran DTKS Tahun 2024

Musyawarah Kalurahan Pemutakhiran Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) di Kalurahan Caturtunggal, Kabupaten Sleman Tahun 2024 sukses dilaksanakan pada Selasa (27/08) di Pendopo Puspadenta Kalurahan Caturtunggal. Acara yang berlangsung dari pukul 10.15 hingga 12.15 WIB ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk Panewu Depok, Panewu Anom, Ketua BPKal Caturtunggal, Plt Lurah Caturtunggal, Bhaninkamtibmas, Bhabinsa, Dukuh, Tokoh Agama serta unsur pimpinan dan lembaga masyarakat lainnya.

Ketua BPKal Caturtunggal, Bapak Sumarno,S.IP dalam sambutannya, beliau menyampaikan rasa terima kasih atas terselenggaranya kegiatan ini serta kepada para Dukuh, RT/RW, dan Tim Pemutakhiran Data Kemiskinan (TPK) di tiap padukuhan yang telah bekerja keras dalam proses musyawarah di wilayah masing-masing.

Plt. Lurah Caturtunggal, Bapak Aminudin Aziz, S.Si, dalam sambutannya menjelaskan bahwa DTKS adalah Data Terpadu Kesejahteraan Sosial yang sangat penting dalam menentukan program bantuan sosial. Musyawarah Padukuhan telah dilaksanakan selama lima hari di 20 padukuhan di Kalurahan Caturtunggal, melibatkan Dukuh, TPK Padukuhan, dan tokoh masyarakat.

“Harapannya data yang disepakati dalam musyawarah ini sudah final dan dapat dipertanggungjawabkan,” ungkap Aminudin.

Pemaparan materi dilakukan oleh Kamituwa Caturtunggal, Bapak Kirwanto, yang menyampaikan hasil musyawarah DTKS di 20 padukuhan.

Hasil pemutakhiran menunjukkan adanya 196 usulan baru, 2.424 KK yang masih layak masuk dalam DTKS, dan 282 KK yang dicoret, sehingga total usulan DTKS mencapai 2.513 KK

Sebagai upaya menurunkan angka kemiskinan, Pemerintah Kalurahan Caturtunggal mengusulkan program pelatihan wirausaha seperti membatik, membuat keripik, menjahit, atau pelatihan lainnya. Kirwanto juga meminta dukungan dari Panewu Depok dan Panewu Anom

“Tidak hanya dalam bentuk bantuan finansial, beras, sembako tetapi juga pelatihan keterampilan sebagai bekal bagi masyarakat untuk meningkatkan taraf hidupnya,” ungkap Kirwanto. 

Acara ditutup dengan penandatanganan berita acara dan penyerahan berita acara dari BPKal kepada Pemerintah Kalurahan, serta arahan dari Panewu Depok yang menekankan pentingnya kolaborasi dalam menanggulangi kemiskinan di wilayah Caturtunggal. (oktaviana)