Ribuan Warga Meriahkan Festival Kirab Budaya 4 Padukuhan di Caturtunggal
Sleman – Suasana meriah mewarnai Festival Kirab Budaya 4 Padukuhan di Kalurahan Caturtunggal, Minggu (31/8/2025). Kegiatan yang dipusatkan di Padukuhan Karangwuni ini diikuti sekitar 500 peserta kirab dan ribuan penonton dari berbagai wilayah sekitar.
Acara yang dibuka pada pukul 07.30 WIB ini diawali dengan sambutan Ketua Panitia, kemudian dilanjutkan oleh PJ Lurah Caturtunggal, Feri Ferdian, S.IP., MDS., MPA. Dalam sambutannya, Feri menekankan pentingnya festival ini sebagai ajang silaturahmi antarwarga serta upaya melestarikan tradisi yang diwariskan dari generasi ke generasi.
“Festival ini bukan sekadar kirab, tetapi momentum untuk mempererat kebersamaan dan menanamkan kecintaan terhadap budaya lokal, khususnya bagi generasi muda,” ujarnya.
Prosesi kirab menempuh rute sejauh kurang lebih 5 kilometer yang melintasi wilayah Karangwuni, Kocoran, Karanggayam, hingga Manggung. Sepanjang perjalanan, peserta menampilkan berbagai atraksi seni dan budaya khas masing-masing padukuhan.
Festival semakin semarak dengan hadirnya Bupati Sleman, Harda Kiswaya, S.E., yang menyaksikan penampilan terbaik per padukuhan. Secara simbolis, Ketua Panitia menyerahkan bunga kepada perwakilan peserta sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka.
Selain kirab, acara juga diisi dengan doa bersama, pembagian doorprize sebanyak 250 kupon, dan prosesi rebutan gunungan yang selalu ditunggu masyarakat. Kegiatan berakhir sekitar pukul 12.20 WIB.
Festival ini mengusung tema “Kirab Budaya 4 Padukuhan Caturtunggal adalah Milik Bersama, Dirayakan Bersama” dengan tujuan meningkatkan rasa memiliki, memelihara nilai-nilai budaya, dan menguatkan kearifan lokal.
Kegiatan turut dihadiri sejumlah tokoh penting, antara lain Bupati Sleman Harda Kiswaya, Perwakilan Kapanewon Depok, PJ Lurah Caturtunggal, perwakilan anggota DPRD Provinsi DIY serta DPRD kabupaten Sleman.
Dengan antusiasme warga yang begitu tinggi, diharapkan Festival Kirab Budaya ini dapat menjadi agenda rutin tahunan di Caturtunggal dan menjadi daya tarik budaya bagi masyarakat luas. (oktaviana)
Kirim Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui Admin